senja di minggu pertama bulan Desember 2013

Sore ini kembali dengan aktivitas yang seperti biasa, mencari literatur. (maklumlah, mahasiswa tingkat akhir, hihi). sukanya nongkrong diperpus, terkadang alih-alih mencari literatur di perpus buat data di proposal skripsi tapi ternyata malah browsing gak jelas. hehehe. ups..

senja ini tak biasa dengan senja yang lain, walau dengan langit yang sama, jam yang sama, tapi dengan atmosfer dan suasana hati yang jelas berbeda dari hari ke hari. Saat kembali melihat keluar jendela, ada 1 wajah yang masih terekam. dia pacarku (yang detik ini sudah bukan menjadi pacarku).
Sakit, depresi, dan semua rasa itu ada, entah apa yang aku rasakan saat ini. tapi aku berusaha untuk terus bersikap tenang dan berusaha untuk tidak terlalu memikirkan masalah itu.

sekarang usiaku 20 tahun, masa transisi yang luar biasa dahsyat efeknya pada kepribadian. Untuk saat ini mungkin yang lebih baik adalah menenangkan diri, atau belajar menjadi diri yang lebih tenang. Rileks menjadi hal yang sangat penting bagiku. Saat semua beban didada dan kepalaku rasanya penuh sesak. aku kembali pada titik tenang. cukup simple sih, tarik nafas dan buang nafas berkali2 secara perlahan dan rasakan setiap hembusan nafas yang keluar dan masuk dalam saluran pernafasan kita. Pada saat itu kita sedang berada dalam kondisi alpha, kondisi dimana otak sedang berada dalam kondisi tenang atau rileks seperti saat kita bersiap untuk tidur, atau saat kita duduk santai.

kondisi alpha ini membiarkan otak kita menjadi lebih rileks, sehingga apa yang sedang kita pikirkan tidak akan menjadi emosi akhirnya. atau kali misalnya kita susah sekali melatih nafas kita agar menjadi lebih rileks, bisa dengan minum, minum air putih tentunya. air putih terbukti ampuh untuk merilekskan badan dan pikiran kita. karena kenapa?, karena dalam tubuh kita semua sistem yang ada pada tubuh kita terdiri dari oksigen, aliran darah pada otak kita juga membutuhkan oksigen, agar sirkulasi darah pada otak berjalan dengan lancar, dan membuat pikiran kita menjadi lebih rileks dan bisa melatih konsentrasi kita nantinya.

so, saat ini aku berusaha untuk mengubah mindset anak, ke mindset umur 20 Tahun, just rileks.
melatih ketenangan jiwa tidak sulit, mungkin diawal mencoba belum bisa merasakan manfaatnya tapi selanjutnya akan terbiasa

-Aziza-
Malang, 4 Desember 2013

Comments

Popular Posts