Bersemi dalam dada



Sebenarnya ini adalah postingan lama dari website kuliahku di semester 3 dulu. Blog ini http://azizasativa.wordpress.com/ sudah tidak digunakan lagi oleh adminnya (saya). Hanya saja, tadi sempat googling dan mengetik nama saya, ternyata tercantum blog ini di hasil pencarian. Tersenyum saat membaca postingan terakhir ini. Postingan ini udah berusia 2 tahun hehehe. Karena postingannya menurut saya bagus, saya posting lagi disini, di blog resmi ini. Beginilah tulisan saya, tulisan ini tidak diedit ulang. Dibiarkan seperti apa adannya.
 *
Tak ada yang tak mengenal dengan cinta, tak ada yang tak merasakan cinta. Mungkin bagi mereka yang sudah di “senggol” oleh yang namanya cinta, sudah pasti sudah merasakan kesedihan , kegalauan , kebahagiaan , kasmaran dan berbagai macam perasaan lainnya yang mungkin orang lain tidak tau apa yang kita rasakan. setiap rasa itu adalah cerminan yang ada karena kita sedang merasakan jatuh cinta.
Namun akan berbeda lagi skenarionya ketika kita sudah tidak merasakan kasmaran , kebahagiaan itu , kita akan merasakan kegalauan. Galau merupakan penyakit yang terjadi pada setiap orang yang dilanda kegelisahan. Sebagian orang merasakannya , saat dimana dunia seolah bising , dunia seolah tak berwarna sehingga butuh cat kehidupan untuk mewarnainya, seolah senyum tak bisa kita berikan pada orang lain.
semua itu kita yang menciptakan, aku sudah merasakan penyakit yang satu ini. Apa yang kulakukan ?, aku akan mewarnai duniaku dengan cat kebahgaiaan, keceriaan dan semacamnya. karena dengan begitu aku bisa membangun kembali Puzzle hidupku yang sudah lepas entah kemana.
Berbicara tentang mencintai seseorang , pasti ada saja kebahagiaan dan kesedihan yang akan kita rasakan. Entah apakah ia akan merasakan kebahagiaan atatukah kesedihan yang berujung pada sebuah kegalauan. Semua pilihan itu pada kita sendiri. Tidak gampang mencintai seseorang , lebih suka dicintai daripada mencintai. Karena , akan ada pihak yang sedih jika gayung tak bersambut bagi mereka yang mencintai.
Aku ada cerita mengenai hal ini ,
Ada seorang pria yang diam-diam menyukai seorang perempuan didalam kelasnya. Perempuan ini sangat populer di kelasnya , maupun di jurusannya. Banyak yang mengenal cewek ini , cinta tumbuh sedemikian cepat pada pria ini tanpa terduga. Dia selalu menantikan kehadiran gadis ini , pujaan hati yang sangat ia puja2 dalam setiap mimpinya. Ia selalu menulis keindahan yang tentang gadis itu melalui catatan di status jejaring sosial , Facebook. tak henti-henti ia mengeluarkan isi hatinya , mengeluarkan semua yang ada dalam hatinya. Gadis ini juga menyukai pria ini , namun bodohnya si Pria ini , ia terlalu cepat mengartikan kesukaan gadis ini padanya , ia berpikir bahwa gadis ini juga meyukainya. namun sebenarnya tidak , ia menyukai pria lain yang tak lain tak bukan , dan tidak salah lagi adalah teman dekat pria itu. Saat mengetahui perasaan gadis ini yang sebenarnya , ia merasa seolah hidupnya berhenti , senyumnya sirna, warna kehidupannya sudah sirna, dan semua perasaan galau menghampirinya.
kawan , ingatlah , mencintai seseorang bukan berarti kita juga harus memiliki orang itu. Jangan terlalu cepat berasumsi bahwa orang yang memberi perhatian lebih kepada kita, dia mencintai kita. Karena sebagian orang yang memiliki sifat untuk selalu memberikan perhatian pada orang lain.
Melepaskan orang lain bahagia dengan orang yang dicintainya sesungguhnya adalah sebuah kebahagiaan bagi kita. Kita bisa melihatnya bahagia dan tersenyum, bukankah itu yang kita inginkan dari orang yang kita cintai?
Renungkan ini sahabat …
Salam kedamaian ^_^V

Comments

Popular Posts