Now or never

Jika tidak sekarang kapan lagi ?

Nanti, nanti dan nanti. Besoknya saja, besok nya lagi, atau lusa. Hingga ahirnya semua pekerjaan menumpuk menjadi satu. Terlalu sering menunda pekerjaan, terlalu sering menunda kesempatan. Hingga ahirnya menyadari bahwa, hey kamu udah ngelewati banyak kesempatan.

Banyak kesempatan terlewatkan, pekerjaan, peluang, atau yang lainnya. Manusia senang menunda (termasuk aku). Terlalu sering menunda, banyak peluang yang sudah terlewat. Sudah tidaj bisa kembali lagi lagi. Hanya bisa memperbaiki sikap dimasa depan.

Mengapa harus menunda (males :D), atau mungkin merasa banyak waktu luang. Bisa dikerjakan nanti, esok atau lusa. Mengapa tidak sekarang (sek, sek , bijim, sek santai :D ). Jangan ditiru, ga baik, haha. Kalau tidak sekarang kapan lagi?.

Waktu seperti angin, kita tidak bisa menggenggamnya. Ia hanya melwati kehidupan kita. Hari ini akan menjadi kemarin, esok akan jadi kemarin, begitu seterusnya. Kemarin, tidak akan bisa kita ulang tidak akan bisa kita kembalikan.

Jika tidak sekarang, kapan lagi?

Comments

Popular Posts