Practicing Gratitude

(Google)


Langit menyebarkan semburat anggun jingganya keseluruh langit. Pemandangku begitu cantik saat ini, tepat didedepan mataku. Masjid mengumandangkan alunan adzan yang begitu merdu dan menenangkan. Pepohonan terlihat tenang seperti ikut mengucap seuntaian dzikir mengagungkan penciptaNya. 

Adzan sudah berakhir ketika aku menulis ini. Tidak ada topik yang ingin kutulis sebenarnya, hanya ingin merekam cantiknya langit dan perasaan yang sedang terpatri dihati ketika melihatnya. 

"Sunsets are proof that endings can be beautiful too". Pernah baca kalimat ini di Pinterest. Kalau disuruh menerangkan tentang sunset, pasti akan banyak jawabannya. Satu yang pasti, sunset itu romantis. 

Jangan bayangkan romantis berdua dengan pasangan dikala sunset, seperti yang kulakukan saat ini. 

Romantis karena sunset seperti memeluk semua lelah disiang hari. Menepuk dan mengatakan "hey you're doing great today". Seolah menguatkan "you'll meet sunrise tomorrow, and you'll have another chance. it's okay". Akankah ada yang lebih romantis dari sesuatu yang menenangkan?. Setiap sunset seolah me-recap semua hal disiang hari, ya lelah, ya kesal, ya sedih, ya luka, semuanya. Itulah kenapa aku masih tetap terlena dengan sunset. 

Sunset itu bagiku seperti gerbang menuju malam (iya sih). Melepaskan semua lelah ketika sunset menyapa, menyiapkan diri untuk menyambut malam. Ketika malam tiba, mengajak diri untuk merelakan dan memaafkan semua. Aku jadi inget, ada sepasang suami istri, mereka bilang mereka selalu saling meminta maaf sebelum tidur setiap hari. Atau tulisan seseorang yang selalu merelakan dan melepaskan semua yang sudah dia lalui di siang hari. 

Let it go....

Apakah aku demikian?. Tidak setiap malam, tapi mencoba. Meninggalkan dan melepas semua rasa, suka, sedih, bimbang, galau, semua energi negatif. Kenapa?. Sekarang saya tanya dulu, untuk apa terus dibawa dan terpikirkan semua hal negatif itu?. Coba renungkan. Untuk apa terus membawa dan menggulirkan semua rasa sedih, bimbang, luka, galau sebelum kita memasuki tidur untuk mengistirahatkan otak dan hati kita sejenak. 

Kenapa tidak evaluasi, atau muhasabah saja?. Kenapa tidak berterimakasih untuk hari ini?.

Satu hal yang kupelajari dari melakukan hal tersebut adalah. Lebih bisa dekat dengan diri, lebih bisa belajar mendewasa, lebih bisa tenang, lebih bisa rileks, Bisa lebih bersyukur, lebih bisa tidak sering mengeluh karena situasi, lebih damai....

So, apa yang bisa kamu syukuri hari ini?

Comments

Popular Posts